Selasa, 26 Juni 2012

kwangwung

aku tak bisa membedakan apakah ini nyata ataukah hanya sandiwara???

aku kembali terjatuh, terjatuh pada lubang yang sama
bukan terjatuh karena suatu kesalahan, tapi aku bterjatuh karena perasaan ..
akhhhh. . . terassa dada ini sesak, ,
sesak karena menahan betapa beratnya hembusan nafas yang keluar dari dalam dada,
aku kembali tertunduk,  bukan karna malu. .
tapi karena aku memang tak mampu untuk memandang goresan raut sendu. .

aku tak bisa membedkan apakah ini nyata ataukah hanya sandiwara???

derai derita yang dlu t'lah kulewai,
mengapa kini harus ku ulangi lagi,
mengapa dia datang kembali,
mengapa aku tak sanggup pergi??
akhhhh. . . . berat sekali aku gerakan lidah,
karena kelu terasa sampai ke saraf lidah.  .


aku tak bisa membedakan apakah ini nyata ataukah hanya sandiwara???

apakah semua nya akan terulang seperti dahulu kala?
atau semuanya hanya kerikil kehidupan yang datang mendera sesaat saja?
akkhhhh .. terasa susah sekali aku untuk menutup telinga,
karna hanya suara lembut dan sapaannya yang bisa ku dengar saat ini,
bisikan malaikat pun seakan tak pernah aku pedulikan,
walau aku tahu sesungguhnya setan sedang menggoda keimanan.


aku tak bisa membedakan apakah ini nyata ataukah hanya sandiwara??

bagaikan kwangwung yang kembali datang menuju cahaya terang,
terus berdengung dikegelapan malam,
kwangwung bukan kumbang,
kwangwung bukan pula belalang. .
kwangwung adalah kwangwung
yang tetap berdenyit walaupun gigitan mungkin masih tersa sampi saat ini  . .